STORY OF MY HEART
Memang saya sangat menyayanginya,, meski dalam langkahku menyayanginya ada hati yang tak ridho atas semua itu, saya tetap bertahan selama dia masih sanggup mencintaiku. Hubungan yang saya bina bersamanya terasa indah ditambah lagi dengan resapon orang tuanya (ayahnya sendiri), tapi sayang lampu hijau atas hubunganku itu belum sepenuhnya didukung oleh ibunya, ya jadinya agak risih juga sich......
Setiap kali ia menelfonku pasti ayahnya selalu mendukung dan pasti ayahnya pengen ngomon sama saya. Ya itulah cinta yang direstui oleh sang camer. heheheh.... Hubunganku berjalan lama dengannya karena kepercayaan yang kubina bersamanya....
Memang sebuah kepercayaan adalah kunci dari setiap hubungan yang harmonis... selama tiga tahun saya jalani hubunganku ini bersamanya,, selama itu juga kepercayaanku kuberikan padanya,,, tapi tidak di pungkir juga bahwa dalam setiap hubungan pasti ada cekcok sedikit,, ya bagian dari bumbu cinta kami berdua.. hehehheeh... ya masalah sepelehlah hanya masalah kata-kata sich...
Statusku dengannya masih tetap bertahan,, meski ibunya tak begitu merestui hubunganku tapi tetap saja saya bersikap biasa padanya. Meski setiap saat saya dengar dari orang-orang bahwa dia punya cinta selain saya, tapi saya tidak pedulikan itu selagi mataku tak melihatnya sendiri. Karena kepercayaanku sudah ku serahkan padanya.
Sampai suatu hari, saya bertemu dengan temannya dan saya ajak make a chit-chat didepan rumah, sampai dia kelepasan ngomon, katanya "coba kamu telfon nomor ini" terus saya bilang buat apa? "ya telfon saja saya mau bicara padanya" katanya, "saya tak ada pulsa" jawabku, tapi dia sangat memaksa untuk saya menelfon nomor itu, lalu bertanya ada apa sih kenapa kamumemaksa saya untuk menelfon nomoritu, apa jangan-jangan kamu ada apa-apa sama dia? kataku, karena desakku dengan ejekan lalu tidak sengaja dia berkata "itu pacarnya si A" katanya. terus jawabku mana mungkin dia pacarnya saya tidak percaya diakan milik saya. padahal dalamhatiku agak ragu untuk berkata seperti itu, apa mungkin ini suatu pertanda yahh yangharus saya tahu yang sebenarnya. Tak lama kemudian, saya hanya berkata yah sudahla, nanti saya tanya sama dia beanr atau tidak, eee dia mala berkata silahkan saja tanya sama dia. Fikirkumungkin inisemua benar apa yang dikatakannya, kenapa dia berani sekali dengan jawaban seperti itu....
CAPEK AHHH MENULIS, MAU TIDUR DULU BIAR HATIKU YANG MERASAKAN SEMUA INI........
19.41
Unknown
Posted in
0 komentar :
Posting Komentar